k - chan
Monday, April 30, 2012
my feeling
this song i'm listening to, reminds me about a special person i've had in my life.
long time ago, you've said this to me: "my dream seems real,it scares me."
i never ask you this question: "what if..the one that you dreamt about is my own death? will you cry? will you feel afraid?"
what a pity, i never have the chance to ask you that.
and i think up till now you never care.
i'm nothing to you. that's the truth.
you blamed me for everything happened that time.
your trust in me gone so easily like the wind.
i couldn't say anything to explain to you, to make it better.
you go away from my life. you leave me. alone.
i don't have anyone so dear to me, like you did.
i regret it.
if i could turn back the time..
maybe i'll come to you and won't let you go. ever.
but now i have to face the truth. though sometimes i can't bear it.
you're not mine anymore.
you've been in my heart, and will always be.
i'm glad to see you happy. though my heart hurts a lot.
sayonara. goodbye.
Saturday, November 12, 2011
Revolusi Kuba
Revolusi Kuba merupakan pemberontakan bersenjata yang menuju pada kejatuhan diktator Kuba... Fulgencio Batista y ZaldÃvar yang ditunggangi Amerika Serikat pada tanggal 1 Januari 1959 oleh Movimiento 26 de Julio yang dipimpin oleh Fidel Alejandro Castro Ruz.
Sejak kemerdekaannya pada tahun 1898, Kuba dipimpin oleh sejumlah presiden yang lemah dan korup. Pada tahun 1933, diktator lalim... Gerardo Machado dijungkirkan oleh kudeta yang dilakukan oleh Fulgencio Batista y Zaldivar. Pada tahun 1944, Fulgencio Batista memerintahkan untuk melegitimasi kekuasaannya melalui pemilu demokratis, namun kalah. Pada tahun 1952, ia kembali mendapatkan kekuasaan setelah melancarkan kudeta. Penentangan mulai meruyak, salah satunya adalah pimpinan terpenting gerakan anti-Batista, seorang pengacara bernama Fidel Castro dari Santiago de Cuba.
Pada tanggal 26 Juli 1953, kelompok pemberontak yang beranggotakan 119 orang menyerang Barak Moncada di Santiago de Cuba. Banyak di antara mereka yang terbunuh dalam serbuan itu, sementara yang tetap hidup, seperti Fidel Castro dan saudaranya Raul Castro ditangkap segera setelahnya. Dalam pengadilan yang sarat muatan politik, mereka dijatuhi hukuman penjara. Castro divonis 15 tahun di Isla de Pinos. Setelah pemilu 1955, Batista membebaskan semua tahanan politik, termasuk penyerbu Moncada. Castro Bersaudara mengungsi ke Meksiko dan bergabung dengan orang-orang Kuba yang siap membebaskan negerinya. Selama masa itu, Castro juga bertemu dr. Che Guevara dari Argentina, yang bergabung dengan angkatan mereka. Pada bulan Desember 1956, 82 pemberontak meninggalkan Meksiko menumpang perahu Granma menuju Kuba. Semuanya terbunuh dalam pertempuran pertama begitu mendarat di daerah yang kini menjadi Provinsi Granma, kecuali 12 orang. Castro Bersaudara dan Guevara termasuk orang-orang yang selamat.
Sierra Maestra
Para pemberontak yang selamat melarikan diri ke Sierra Maestra dan mendirikan kamp di sana. Dengan bantuan penduduk Kuba, mereka bisa memperbesar pasukannya dan mencatat beberapa kesuksesan melawan pasukan Batista. Dari akhir tahun 1957, Castro menemukan markas tetap di La Plata. Wartawan dari berbagai negara, termasuk AS, mengunjungi para pemberontak dan menawarkan dukungan terhadap sang diktator.
Peta Kuba yang menunjukkan lokasi kedatangan pemberontak menggunakan perahu Granma pada akhir tahun 1956 dan basis kekuatan pemberontak di Sierra Maestra. Peta ini juga menunjukkan rute Guevara dan Cienfuegos ke Havana melalui Provinsi Las Villas pada bulan Desember 1958.
Pada tahun 1958, pasukan pemberontak memulai serangan. Mereka maju dalam 2 kelompok. Yang pertama dipimpin oleh Castro Bersaudara dan menuju bagian timur pulau dengan kota terbesar keduanya Santiago de Cuba. Kelompok yang kedua di bawah pimpinan Che Guevara dan Camilo Cienfuegos menuju ke barat. Pertempuran Santa Clara yang menentukan meletus dan dimenangkan oleh kelompok tersebut. Pada tanggal 1 Januari 1959, Batista melarikan diri ke Republik Dominika. Esoknya, pemberontak menduduki Havana dan Santiago de Cuba. Pada tanggal 8 Januari, Fidel Castro mencapai Havana, menyempurnakan kemenangan revolusi.
Sejak kemerdekaannya pada tahun 1898, Kuba dipimpin oleh sejumlah presiden yang lemah dan korup. Pada tahun 1933, diktator lalim... Gerardo Machado dijungkirkan oleh kudeta yang dilakukan oleh Fulgencio Batista y Zaldivar. Pada tahun 1944, Fulgencio Batista memerintahkan untuk melegitimasi kekuasaannya melalui pemilu demokratis, namun kalah. Pada tahun 1952, ia kembali mendapatkan kekuasaan setelah melancarkan kudeta. Penentangan mulai meruyak, salah satunya adalah pimpinan terpenting gerakan anti-Batista, seorang pengacara bernama Fidel Castro dari Santiago de Cuba.
Pada tanggal 26 Juli 1953, kelompok pemberontak yang beranggotakan 119 orang menyerang Barak Moncada di Santiago de Cuba. Banyak di antara mereka yang terbunuh dalam serbuan itu, sementara yang tetap hidup, seperti Fidel Castro dan saudaranya Raul Castro ditangkap segera setelahnya. Dalam pengadilan yang sarat muatan politik, mereka dijatuhi hukuman penjara. Castro divonis 15 tahun di Isla de Pinos. Setelah pemilu 1955, Batista membebaskan semua tahanan politik, termasuk penyerbu Moncada. Castro Bersaudara mengungsi ke Meksiko dan bergabung dengan orang-orang Kuba yang siap membebaskan negerinya. Selama masa itu, Castro juga bertemu dr. Che Guevara dari Argentina, yang bergabung dengan angkatan mereka. Pada bulan Desember 1956, 82 pemberontak meninggalkan Meksiko menumpang perahu Granma menuju Kuba. Semuanya terbunuh dalam pertempuran pertama begitu mendarat di daerah yang kini menjadi Provinsi Granma, kecuali 12 orang. Castro Bersaudara dan Guevara termasuk orang-orang yang selamat.
Sierra Maestra
Para pemberontak yang selamat melarikan diri ke Sierra Maestra dan mendirikan kamp di sana. Dengan bantuan penduduk Kuba, mereka bisa memperbesar pasukannya dan mencatat beberapa kesuksesan melawan pasukan Batista. Dari akhir tahun 1957, Castro menemukan markas tetap di La Plata. Wartawan dari berbagai negara, termasuk AS, mengunjungi para pemberontak dan menawarkan dukungan terhadap sang diktator.
Peta Kuba yang menunjukkan lokasi kedatangan pemberontak menggunakan perahu Granma pada akhir tahun 1956 dan basis kekuatan pemberontak di Sierra Maestra. Peta ini juga menunjukkan rute Guevara dan Cienfuegos ke Havana melalui Provinsi Las Villas pada bulan Desember 1958.
Pada tahun 1958, pasukan pemberontak memulai serangan. Mereka maju dalam 2 kelompok. Yang pertama dipimpin oleh Castro Bersaudara dan menuju bagian timur pulau dengan kota terbesar keduanya Santiago de Cuba. Kelompok yang kedua di bawah pimpinan Che Guevara dan Camilo Cienfuegos menuju ke barat. Pertempuran Santa Clara yang menentukan meletus dan dimenangkan oleh kelompok tersebut. Pada tanggal 1 Januari 1959, Batista melarikan diri ke Republik Dominika. Esoknya, pemberontak menduduki Havana dan Santiago de Cuba. Pada tanggal 8 Januari, Fidel Castro mencapai Havana, menyempurnakan kemenangan revolusi.
Saturday, July 30, 2011
penjara guantanamo
Penjara Guantanamo adalah kompleks penjara militer di bawah Joint Task Force Guantanamo (JTF-GTMO) dan menempati sebagian dari pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Teluk Guantanamo yang luasnya 117 km per segi. Kamp tahanan paling mengerikan itu dioperasikan pihak Amerika sejak Januari 2002. Lokasinya berada tepat di kepulauan yang menyatu dengan Kuba. Area camp tahanan Guantanamo terdiri dari 3 camp yaitu Camp Delta, Camp Iguana, dan Camp X-Ray (yang sudah lebih dahulu ditutup).yang merupakan instalasi militer AS.
Banyak narapidana yang di jebloskan tanpa proses pengadilan, belum terbukti keterlibatannya dengan tindakan terorisme harus mendekam di dalam sel-sel gelap Guantanamo untuk mengalami penyiksaan yang sangat tidak manusiawi. Jika Amerika sudah menunjuk bahwa dia adalah teroris maka dialah teroris dan hampir seluruh dunia merestuinya
Laporan TIME pernah menyebutkan, tahanan di Guantánamo diperlakukan semena-mena. Setiap tahanan baru langsung mendapat jatah celana pendek, celana panjang, dan 2 kaos, semua berwarna oranye menyolok, alas kaki untuk mandi, handuk, pasta gigi, sampo, sajadah, topi haji warna putih, sebuah Al-Quran, dan alas tidur tanpa bantal. Tahanan hanya diberi jatah mandi selama 2 kali dalam seminggu. Itupun, hanya 20-30 menit.
Begitu tidak manusiawinya perlakuan di penjara ini, sudah terjadi lebih dari 28 kali usaha bunuh diri, tidak satupun berhasil, tapi satu orang diantaranya kini masih koma dengan jaringan otak yang rusak.
Jumlah seluruh tahanan yang ada di dalam “Kamp Sinar-X” diperkirakan 660 orang. Mereka berasal dari 44 negara, semua terkait dengan tuduhan sebagai bagian dari “terorisme” internasional. Sebagian besar adalah pejuang al-Qaeda dan Taliban yang ditangkap di Afghanistan. Dan para teroris yang dicurigai Amerika melakukan penyerangan terhadap gedung WTC pada tanggal 11 September 2001 silam. Guantanamo memang telah di tutup, namun kisah kekejaman sadis yang pernah lakukan disana tidak akan mudah terhapus.
sumber:kaskus
Banyak narapidana yang di jebloskan tanpa proses pengadilan, belum terbukti keterlibatannya dengan tindakan terorisme harus mendekam di dalam sel-sel gelap Guantanamo untuk mengalami penyiksaan yang sangat tidak manusiawi. Jika Amerika sudah menunjuk bahwa dia adalah teroris maka dialah teroris dan hampir seluruh dunia merestuinya
Laporan TIME pernah menyebutkan, tahanan di Guantánamo diperlakukan semena-mena. Setiap tahanan baru langsung mendapat jatah celana pendek, celana panjang, dan 2 kaos, semua berwarna oranye menyolok, alas kaki untuk mandi, handuk, pasta gigi, sampo, sajadah, topi haji warna putih, sebuah Al-Quran, dan alas tidur tanpa bantal. Tahanan hanya diberi jatah mandi selama 2 kali dalam seminggu. Itupun, hanya 20-30 menit.
Begitu tidak manusiawinya perlakuan di penjara ini, sudah terjadi lebih dari 28 kali usaha bunuh diri, tidak satupun berhasil, tapi satu orang diantaranya kini masih koma dengan jaringan otak yang rusak.
Jumlah seluruh tahanan yang ada di dalam “Kamp Sinar-X” diperkirakan 660 orang. Mereka berasal dari 44 negara, semua terkait dengan tuduhan sebagai bagian dari “terorisme” internasional. Sebagian besar adalah pejuang al-Qaeda dan Taliban yang ditangkap di Afghanistan. Dan para teroris yang dicurigai Amerika melakukan penyerangan terhadap gedung WTC pada tanggal 11 September 2001 silam. Guantanamo memang telah di tutup, namun kisah kekejaman sadis yang pernah lakukan disana tidak akan mudah terhapus.
sumber:kaskus
Subscribe to:
Posts (Atom)